MULTIVERSE, DUNIA PARALEL TENTANG DIRI KITA

MULTIVERSE, DUNIA PARALEL TENTANG DIRI KITA

Alam semesta sangat luas, bahkan manusia belum mengetahui di mana letak batasnya. Tapi tahukah, Sobat TulKit bahwa ada dunia paralel. Dunia yang beriringan dengan diri kita, dan mungkin bisa saja di sana ada kita dalam bentuk yang berbeda, bahkan nasib yang berbeda. Secara ilmiah, dunia itu disebut, multiverse.

Kalau kamu bertanya, kenapa sih TulKit harus membahas ini? Jawabannya simpel. Karena keabstrakan di angkasa sana, menyebabkan kita manusia yang selalu ingin tahu merasa harus mencari dan memaparkan informasi yang dimilikanya.

Selain itu, beberapa ilmuwan percaya dengan adanya teori ini dan ada di luar sana. Salah satunya adalah adanya video yang ramai di sosial media yang meringkas ukuran dan jarak jagat raya ini hingga berujung pada multiverse.


Pembahasan ini sebenarnya sudah saya jelaskan dalam bentuk podcast Tenda Berteduh yang bisa didengar di instagram kami, @tulisankita.official. Tapi dengan ini artikel ini, saya akan menjelaskan sedikit lebih detail tentang apa itu dunia multiverse.

Awalnya hanya dianggap dongeng

Multiverse adalah alam semesta alternatif yang awalnya dikira hanya sekedar dongeng belaka. Tapi semenjak memasuki abad ke-20, beberapa ilmuwan mulai menyatakan bahwa alam tersebut benar-benar ada. Beberapa di antaranya ada Alan Guth, Andrei Linde, bahkan Stephen Hawking sekalipun.

Multiverse sendiri, adalah bentuk majemuk dari universe (dunia). Dengan kata lain, ada sekumpulan dunia-dunia lain di luar sana yang jauh dari alam semesta kita. Bisa juga disebut alam paralel yang memiliki beberapa universe yang memiliki hukum alam dan ketetapan yang berebeda dari kita.

Teori-teori juga mulai bermunculan, salah satunya oleh Hugh Everett III dari Inggris. Ia mengemukakan kalau dunia ini memiliki replika yang sama tapi dengan sedikit perbedaan. Misalnya di Eropa terdapat kota Berlin, tetapi di lokasi di dunia paralel memiliki nama yang lain, dan kondisinya yang berbeda.

Hugh Everett III juga menyampaikan, tumbukan dunia paralel dengan dunia nyata terbentuk karena adanya persimpangan realita dan probabilitas.

Analogi

Pengibaratan lainnya tentang dunia paralel. Saat kamu memilih untuk menonton di suatu bioskop, terdapat 2 film yang sebenarnya kamu suka. Kamu harus memilih salah satu, karena uangmu hanya sedikit.

Karena adanya pilihan-pilihan tersebut, munculah kemungkinan-kemungkinan. Bisa jadi, kamu menonton film pertama tapi kamu tidak suka dan kamu keluar dari studio secepat mungkin. Bahkan bisa juga, kamu memilih untuk tidak nonton film sama sekali dan lebih baik menabung. Atau kamu memilih menonton film kedua, dan kebetulan kamu duduk di samping lawan jenis yang mempesona.

Dan.. masih banyak lagi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Bahkan kemungkinan tersebut bisa saja bercabang lagi.

Kumpulan universe seperti gelembung

Dikutip dari DailyMail, para ilmuwan dari Institut Permeter untuk Fisika Teoritis di Kanda menyatakan, bahwa sebuah universe pada masa yang masih muda terdiri dari kehampaan.

‘Ruang hampa tersebut didihkan dengan energi (beragamnya disebut energi gelap, energi hampa udara, medan inflasi, atau medan Higgs). Seperti air dalam panci, energi tinggi ini mulai menguap – gelembung terbentuk,” jelas mereka.

Ide ini berkembang dari ide inflasi kosmik bahwa alam semesta ini berkembang setelah kejadian Big Bang. Walaupun ini adalah teori pembentukan alam semesta yang paling banyak diterima, itu tidak pernah terbukti – sesuatu yang peneliti yakini bisa berubah.

Kasus bahwa keadaan multiverse itu (bisa jadi) ada

Pada 1954, baru saja mendarat pesawat penerbangan dari Eropa ke Bandara Internasional Haneda (Tokyo). Nampak seperti biasa, hingga ada permasalahan di pihak keimigrasian.

Pria ras kulit putih ini tidak bisa masuk ke Jepang karena paspornya yang aneh. Pria ini mengaku berasal dari negara bernama Taured. Tapi pihak keimigrasian tidak dapat menemukan negara bernama Taured tersebut, dan memang tidak pernah ada. Bahkan, pria tersebut menyebutkan letak geografisnya yang berada di antara Perancis dan Spanyol.

Akhirnya pihak keimigrasian sampai membawakan peta Eropa. Hingga akhirnya menemukan Andora, negara yang berada di antara Perancis dan Spanyol. Tapi, pria ini bersikeras bahwa negara tersebut adalah Taured, bukan Andora. Ia juga menyatakan kedatangannya ke Jepang karena urusan bisnis.

Hingga akhirnya, pria tersebut ditahan di sebuah hotel dengan lantai tinggi di sekitar Tokyo, dan dijaga ketat. Tapi pada suatu ketika, pria tersebut hilang secara misterius.

Kisah ini bahkan dibukukan dalam cerita A Man From Taured karya Bryan W Alaspa.

Manusia dari Taured, sebuah kisah nyata tentang multiverse yang datang.
Sumber: Amazon

Masih banyak kisah-kisah lainnya mengenai fenomena ini. Kamu dapat menemukannya dari beberapa artikel berita dan catatan lainnya di internet.


Dan itulah penjelasan singkat tentang multiverse. Kalau untuk Sobat TulKit sendiri, di dunia paralel kemungkinanya ngapain?

Baca Juga: 5 Tips Jitu Untuk Berpikir Kreatif

Tinggalkan Komentar