fiksi
SAJAK NATAL (SEKOLAH MINGGU)
KADO NATAL UNTUK TUHAN YESUS
(Doa Seorang Anak)
tertunduk diri ini, malu teramat malu
karena di ambang Natal-Mu
belum jua tersedia kado
yang dapat kupersembahkan kepada-Mu, Tuhan Yesus …
sungguh terlalu!
bila sahabat-sahabatku berulang tahun,
selalu kuberikan sesuatu
yang dapat menyenangkan hati mereka
juga kuingat ketika aku ultah
mereka berbondong-bondong kayak gerondong memberiku bingkisan
tetapi sekarang -aku sedang tidak punya uang-
karena bapakku sedang krisis ekonomi
dan mamakku bokek […]
REFLEKSI HARI GURU
Dear Readers, hari ini, 25 Nopember 2008 di seluruh tanah air diadakan upacara peringatan Hari Guru Nasional Ke-63. Hari ini seakan semua perhatian terfokus kepada guru, seorang yang disebut dalam hymne Guru sebagai “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”. Ya, guru di era pemerintahan SBY-Jusuf Kalla sangat mendapat perhatian khusus, karena untuk mencerdaskan seluruh anak bangsa merekalah […]
Indonesiana
komentar seorang arsitek sesudah menonton film gie…
“Di Indonesia hanya ada dua pilihan, menjadi apatis atau idealis”
Soe Hok Gie
Kalau Gie memilih menjadi idealis dengan penuh kesadaran, jalan hidupku telah membawaku menjadi apatis dengan tanpa sadar. Kalau Gie memulai masa dewasa awalnya dengan langkah pasti menuju sang idealis, aku memulainya dengan kepastian-kepastian yang menuntunku menjadi […]
Jangan Pulang ke Jogja (1)
Aku menggenggam pegangan besi kereta dengan tangan kiri gemetar, dan tangan kanan mengenggam telapak mungil Tama. Dia asyik berceloteh tentang pepohonan yang berlari, dan aku asyik berdebar menanti detik-detik ini.
Aku pulang ke Jogja!
Setelah sekian tahun menghindari untuk pulang, sekarang keberanian dan tekad itu membawaku ke tanah kelahiranku. Setelah umur Tama, empat tahun, setelah lilin angka […]
