Sendiri di kesunyian

Awan mulai gelap

Pertanda hari mulai malam

Ku berjalan menyusuri gang

Menuju tempat d mana aku tinggal

Aku tinggal seorang diri

Di kamar yang kecil

Nasib anak yang merantau

Hari-hari aku lewati dengan air mata

Tak tau siapa yang harus aku salahkan

Ingin ku berteriak

Dan mengakhiri semuanya dengan caraku sendiri

karena kini semua telah sirna, bersama gantinya malam

Haruskah?

Aku tak bisa lagi memendam segala perih

Telah Lelah hati ini mengartikan cinta

Karena kini aku yang meratapi semua kekalahanku

Begitu mudah diri dan hati ini melepasmu

Aq tidak pernah teryakinkan di saat jauh

Keimanan dan paham yg berbeda

Membuat cinta tak harus memiliki

Haruskah diri ini masih bertahan?

 

 

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)